Menjawab Stigma Lulusan Teknik Industri

“Setelah lulus mau bekerja dimana?”. Pertanyaan yang sering diutarakan kepada ketika seorang mahasiswa telah diwisuda. Tidak terkecuali mahasiswa teknik Industri, pertanyaan ini turut mewarnai telinga mereka, setelah menyandang gelar sarjana teknik. Stigma masyarakat awam pada umumnya berpikir pekerjaan yang pasti akan digeluti oleh lulusan teknik industri adalah bekerja di pabrik. Stigma ini tidak salah, namun ada baiknya bahwa kita membuka wawasan mengenai bidang pekerjaan diluar “ pabrik”.

Pekerjaan diluar pabrik yang dapat kita temui adalah konsultan. Secara umum pekerjaan ini membantu menyelesaikan masalah yang dialami oleh kliennya. Konsultan memiliki banyak cabang mulai dari keuangan, bisnis, HRD, komputer, pajak, hingga teknik. Mata kuliah yang dipelajari oleh lulusan teknik industri mampu menunjang dirinya untuk berkarir sebagai seorang konsultan.  Kata yang tepat untuk menggambarkan pekerjaan secara umum dari konsultan adalah problem solving.

Perusahaan konsultan yang cukup besar adalah Mckinsey. Mckinsey merupakan perusahaan konsultan yang sangat diminati oleh para wisudawan atau fresh graduate. Didirikan tahun 1926, Mckinsey sekarang memiliki 120 tempat di seluruh dunia. Adapun fokus pengembangan dari Mckinsey adalah memberikan jasa konsultasi bidang bisnis, industri, sektor publik, dsb. Jasa yang telah ditunjukan telah membuka kesempatan untuk lulusan teknik Industri untuk menjadi seorang konsultan. Diharapkan juga agar sebagai konsultan, lulusan teknik Industri dapat menyelesaikan masalah yang diberikan oleh klien.

Berdasarkan deskripsi umum pekerjaan konsultan yang telah dijelaskan, ada baiknya seorang calon konsultan untuk mempersiapkan dirinya. Satu hal yang harus disiapkan sebagai lulusan teknik industri maupun sebagai seorang konsultan adalah wawasan. Wawasan yang luas akan menunjang dirinya ketika ia berkarir sebagai seorang konsultan. Hal ini diperlukan karena untuk menyelesaikan masalah, tidak hanya hard skill yang berbicara namun wawasan juga berpengaruh sebagai data  untuk mendukung setiap keputusan yang akan diambil.  Wawasan dapat diperluas dengan berbagai cara. Cara-cara tersebut berupa membaca berita terbaru, mengikuti seminar, berdiskusi, dan kegiatan –kegiatan lain yang relevan.

Pada akhirnya tulisan ini ingin mengajak pembaca untuk melihat kembali lapangan pekerjaan dari lulusan teknik industri. Stigma masyarakat awam haruslah kita benahi dengan menambahkan wawasan baru mengenai pekerjaan. Bertambahnya wawasan mengenai lapangan pekerjaan berarti bertambah pula peluang untuk mendapatkan pekerjaan.